Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Diprediksi Turun ke $36,50 di Tengah Sentimen Perdagangan Global
Wednesday, 9 July 2025 13:06 WIB | SILVER |SILVER

Harga perak (XAG/USD) turun mendekati $36,50 selama jam perdagangan Asia pada hari Rabu(9/7). Logam putih ini menghadapi sedikit tekanan jual meskipun Gedung Putih telah mengisyaratkan akan merilis lebih banyak surat, yang menetapkan tarif impor tambahan, kepada negara-negara yang belum mencapai kesepakatan perdagangan selama jeda tarif 90 hari.

Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS) Howard Lutnick mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada hari Selasa bahwa lebih dari 15 negara akan menerima surat dalam beberapa hari. "Saya perkirakan 15-20 surat perdagangan akan dikirimkan dalam 2 hari ke depan," kata Lutnick.

Pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump juga menyatakan melalui sebuah postingan di Truth.Social bahwa ia akan mengumumkan tarif baru untuk minimal tujuh negara pada hari Rabu pagi dan lebih banyak lagi pada sore hari. "Kami akan merilis setidaknya 7 negara terkait perdagangan besok pagi, dengan tambahan sejumlah negara yang akan dirilis pada sore hari. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!" tulis Trump.

Pengumuman tarif baru oleh AS untuk mitra dagangnya akan mengintensifkan perang dagang global. Selama akhir pekan, Trump juga mengumumkan tarif baru untuk 14 negara, termasuk Jepang dan Korea Selatan.

Secara teoritis, meningkatnya ketegangan perdagangan global meningkatkan permintaan aset safe haven, seperti perak. Namun, perak kesulitan menarik minat beli karena Dolar AS (USD) diperdagangkan dengan kuat. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan mendekati level tertinggi mingguan di sekitar 97,80 yang tercatat pada hari Selasa.

Secara teknis, Dolar AS yang lebih tinggi membuat harga perak menjadi taruhan yang mahal bagi investor.

Selain itu, Presiden AS Trump juga mengancam akan mengenakan tarif 50% untuk impor tembaga dan bea masuk tambahan 200% untuk produk farmasi tahun depan. (azf)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS